Wah udah lama ga nulis, berasa udah seabad hilang kreatifitas.. Terakhir kali di diary itu juga tahun 2009. What happened to me?? disaat semua butuh imaginasi dan kemampuan untuk menulis secara sistematis dan benar, karena sudah ada di tahap Magister, semua gairah menulis itu lenyap sudah.
Well, mungkin karena kesibukan yang membabi buta akhir2 ini, yang sebetulnya bikin stress kalo ga disharing lewat tulisan, tapi tetep aja, rasa enggan untuk nulis itu besar bgt. Jadi, hari ini aku sedikit bertobatlah untuk mulai nulis lagi, bisi nie otak keburu buntu dan tidak bisa diajak bekerjasama lagi. He he (ga separah itu juga sih!)
Satu hal yang kerap terdengar di telingaku hari-hari ini adalah : kasih persaudaraan. Gmana gak, kemaren hari Jumat tema pendalaman Alkitab di gereja adalah persekutuan, lalu kemarin aku bantu2 temen praktikum di Laboratoirum Immanuel, dari pagi sampai sore tadi dilimpahi tanggung jawab sebagai tukang cuci piring coz ada acara syukuran kelahiran anak pertama dari seorang sahabat, dan trakhir ditutup manis oleh khotbah di gereja yang bertemakan kasih terhadap seorang dengan yang lain tanpa membedakan. Nampaknya Tuhan ingin aku belajar sesuatu hari ini. Dan aku telah belajar,, Thanks God.
Hmm, tapi sempet terpikir juga gmana ya kalo masa depanku berada jauh dari lingkungan aku sekarang,, Wah, pasti kasih persaudaraan yang sudah lama dibentuk disini harus aku ulang dari awal. Ga sanggup rasanya membayangkan aku hidup tanpa kasih itu. Anyway, Tuhan sudah memberi kasih-Nya yang teramat besar, untuk hal ini aku ga meragukannya ( sering terpana dengan surprise2 dari-Nya), and kalo aku harus mulai dari awal, Tuhan pasti memampukan.
Aku bahagia dengan kasih yang aku rasakan sekarang, dari keluarga, sahabat, teman persekutuan, dan semuanya. Oleh karena itulah aku mampu menjadi manusia yang dapat mengasihi. Dan terlebih lagi, aku bahagia dengan kasih yang Tuhan beri buat aku, jenis ini nih, yang bisa bikin aku tetep hidup.
My comments