Falling in love again…

25 Jun

Falling in love.. Seperti sebuah sensasi emosi yang hangat dan menakjubkan. Hal ini sudah beberapa kali aku rasakan, tapi kenapa kali ini terasa berbeda.

Falling in love yang aku rasakan kali adalah cinta yang tidak menuntut apa pun, aku hanya ingin memberi dan memberi. Falling in love, karena ingin menjalin sesuatu yang lebih serius, sesuatu yang lebih bermakna daripada  sebuah emosi, sesuatu yang berkomitmen.

Untuk hal ini aku hanya menanyakan pada Tuhan, apakah pilihanku tepat? aku kerap berpikir apakah sudah saatnya aku berpikir dewasa dan membaktikan diri pada sesuatu yang namanya membina suatu keluarga. Apakah cintaku ini tidak bertepuk sebelah tangan? dan apakah makna cinta sebenarnya yang harus aku miliki, agar cinta itu tetap kekal sepanjang hidup.

Well, masih menunggu kepastian dari-Nya. Tapi suatu hal yang pasti aku akan sebaik mungkin memberi cinta yang tulus menurut pengertianku, pengertian yang sedikit banyak aku dapatkan dari pengetahuanku. Pengetahuan yang aku dapat juga dari-Nya, dan masih berusaha untuk melakukannya.

Aku harap ada titik terang yang pasti. Aku tidak berharap akan kesempurnaan, tetapi rasa yang semakin dalam dari waktu ke waktu ketika membina hubungan dengannya. Apa pun itu bentuknya, aku yakin pasti Tuhan menunjukkannya padaku.

Share

25 Jun

This is the part of my life that I really wanna share to everybody, just to show that you’re not alone in any difficult situation. I wrote this one year ago, and time is running so fast. I could only smile when I realize I could survive from this life so far… Yeah, another thing that I must appreciate and grateful to God.

Bandung, January 7th, 2009

This is my second day since I left my job. Back to Bandung and back to town full of beauty and memories. I never imagine that I’ve been changed so fast in one year lately. Yes, I’ve been changed and I believe Jesus changed me. There’s so many story about my life as so many feeling get involved in it. However, I really thanks about all the life that God gave to me. Everything is like sweet memories if I remember this time.

Day by day, I walk with faith. This situation is very different one year ago. I was walking cross the road without thinking anything except hopeless. I lost my love and that was very hurt. Nothing can compare with his love in my life, even it God’s love. I was so fool and blind of love. I thought there’s true love in this world and I could have it from the human being. Fortunately, I still had knowledge about heaven and hell so that I re-thinking a hundred times to over my life just with cross the road. It’s funny when I’m thinking right now, but for that time, it seriously came to my brain. Finally, I decide to move on, I was afraid on death that could lead me to the hell.

The days after that, I called miracles. As my decided to make a brand new life in my whole life, God ran to me, He understand that i need help. There’s so many condition that lead me to the Holy Spirit existence. It was begin with my planning to go to Ancol. Why? One day, I was plan to go to Gondola’s Ancol on the Sunday morning and would be back at the afternoon on the same day so I was thinking that i couldn’t go to church that day. In turn, i went to the church on Saturday night. I went to the church that took one hour journey from my living. I found a small church opened in the Serang town that night , then I walk in and I found there’s a large room inside.  I thought it was a common church where everyone just sat, sing, pray, and then go home. But, it different , there was deep praise to the Lord and powerful worships. Honestly, i had experienced with some church like this, and i called that “too fanatic”. I just want appreciated the church so I enjoyed it. After ceremony, there was someone came to me and asked me if i would join the community religious meeting (komsel) at home near my living place. I’m very pleasant with that invitation coz i really thought that i need spiritual refresher like that. Lately i know, God already gave me a desire to seek Him.

The night before I decided went to komsel was a horrible time of my life. I was confused about my brain which always thinking about my gone lover. I decided to call him back and begged for so many times to give me another changes. And I finally knew that he already had another girlfriend. I was hurt for the second times, I still didn’t believe that he thrown away our four year relationship. Anyway, that situation gave me a strong reason to attend the komsel on the following day.

Well, this is what I’m thinking after i went back from the komsel :  I ashamed to God because I’m not the only one who had some serious problem, i was thingking that my life was very meaningful for so many reason, I really need to recognized who is my God, and I was really think that I need community to make me strong.  It was the beginning and i really connected with my friends there with the Jesus’ love.  And I really grateful for that.

Finally I have truly best friends in my life. Life has given to me several reasons to make friend with everybody especially need for acceptance to be exist in the circumstances. And that’s why I always want to be look good in front of my friend, just because I want they saw me and accepted me. I had not had a long term relationship with my best friend or if I had it that was not good relationship. So, I’m very grateful right now if I had a true best friend who could understand you on everything including your spiritual need. I found very different sensation on it, and there’s a desire to us to keep relationship even we are not seeing each other anymore. It’s another gift from God, and makes a passion in me to make a lot of best friend in God.

Guru, Oh, Guru

24 Jun

Data Depdiknas tahun 2007/2008 menyatakan bahwa  hanya sekitar  20 persen guru tingkat TK dan SD yang telah dinyatakan layak menjadi guru oleh pemerintah karena terdaftar sebagai guru tersertifikasi.  Sejumlah lainnya dinilai tidak kompeten dan minim ilmu bahkan diduga menjadi penyebab bagi keterpurukan bangsa selama ini.  Realitas yang sangat memprihatinkan karena terbentang suatu fakta lain yaitu sekitar satu juta sarjana terdidik di Indonesia masih sulit mencari pekerjaan. Pertanyaan yang timbul adalah jika hanya dilihat dari segi kompetensi pendidikan saja, ternyata masih banyak sumber daya manusia yang belum termanfaatkan dengan baik, lalu kemanakah para sarjana terdidik Indonesia? Kalau hanya untuk mendidik tingkat sekolah dasar apalagi taman kanak-kanak tentulah mereka akan bisa melakukannya.  Masalahnya, hal menjadi guru bukan hanya kualitas pendidikan, tapi juga panggilan jiwa.  Mari kita cermati kedua contoh guru yang selama ini merajai bumi Indonesia ini.

Seorang guru di daerah terpencil yang hanya lulusan SMP dengan berani mengajarkan murid-murid di tingkat sekolah dasar. Tidak pernah terpikir olehnya untuk lulus sertifikasi sampai tingkat sarjana.  Mereka tidak pernah memikirkan berapa tunjangan yang akan mereka dapatkan, hanyalah suatu pemikiran logis bagaimana menghasilkan manusia yang mampu membaca, menulis dan berhitung agar kelak dapat menghitung untung rugi dalam kehidupan ini. Suatu pemikiran yang sederhana, usaha yang keras, dan pengorbanan yang tidak sedikit. Dalam hal ilmu mereka adalah manusia yang minim, tetapi dalam moral mereka berlimpah.  Lalu bagaimana manusia hasil didikan jenis guru yang seperti ini? Walau bagaimanapun, manusia belajar dari sebuah teladan dan tidak dapat terpungkiri bahwa manusia yang sarat akan moral dan budi pekerti adalah manusia yang utuh, tangguh, dan mampu bertahan dalam kehidupan ini.  Seorang guru yang memberikan teladan hidup dan budi pekerti lebih besar artinya bagi seorang murid. Dari keteladanan itulah lahir suatu motivasi untuk menuntut ilmu secara benar dan sungguh.

Sekarang, kita tengok seorang guru yang tinggal di sebuah kota besar. Seorang guru yang telah mengenyam bangku pendidikan hingga sarjana dan tersertifikasi. Kesukaan nya adalah mengadakan les-les di luar sekolah karena lebih menguntungkan bagi kehidupannya. Orientasi yang ada dibenaknya adalah kepentingan pribadi. Guru hanya menjadikan murid sebagai objek bukanlah subjek dari pelayanan mereka.  Marilah kita cermati kualitas sebagian besar sekolah di perkotaan sekarang ini yang telah kehilangan hakekat dari pendidikan itu sendiri. Menjamurnya budaya menyontek  di kalangan murid demi untuk dinilai mampu, atau parahnya pihak sekolah pun mendukung usaha kecurangan tersebut dalam berbagai bentuk agar prestise sekolah tetap dianggap bermutu. Tidak jarang kita temui kasus kebocoran soal ujian, hanya karena kepala sekolah yang mau disogok sejumlah uang oleh orang tua murid. Dan banyak hal lain yang dilakukan oleh guru-guru bersertifikasi dan dianggap telak layak menjadi guru.  Manusia didikan guru macam ini kebanyakan adalah manusia yang terbeban, bingung, bahkan mencemooh pendidikan. Kebanyakan malas untuk belajar dan tidak menyadari seberapa penting arti pendidikan itu dalam kehidupan mereka. Hanya beban rutinitas yang membosankan.

Guru, adalah pribadi unik yang merupakan orang-orang tepilih dari Yang Maha Kuasa yang maknanya telah melahirkan manusia-manusia sukses bahkan gagal.  Hendaklah setiap guru meninjau ulang pribadi mereka dan tetap menetapkan diri pada tujuan mulia mereka sebelumnya, untuk menjadi seorang pribadi yang layak diteladani baik dari pengetahuan maupun budi pekertinya agar menjadi guru yang benar-benar layak.

Bekerja

24 Jun

Hidup yang bermakna adalah hidup dengan bekerja

Sementara hidup yang tumpul adalah hidup tanpa karya

Bekerja adalah suatu hakikat manusia yang tidak bisa lepas dari hidup

Dan hal itu telah mengisi hampir seluruh waktu dalam usia manusia

Kita menentang untuk bekerja, maka kita menentang untuk hidup

Kita terlena oleh kenikmatan dan kekayaan, maka kita terpuruk pada kenaifan

Bekerja untuk uang, bekerja untuk karya, atau yang lebih mulia

Bekerja untuk mengolah bumi Sang Pencipta, menjalankan tugas suci

Demi untuk hidup

Sanggupkah kita bekerja dengan rajin dan dengan penuh tanggung jawab

Ataukah hanya keengganan saja yang ada dalam pikiranmu

Kiranya kita tahu bahwa Tuhan tidak mengizinkan keengganan terjadi

Karena hal tersebut hanya akan merusak segala rencana-Nya untuk mempercantik bumi

Bekerjalah dengan arif

Bekerjalah dengan rajin

Niscaya kau akan mendapatkan hidup.

Bangsa yang menyedihkan

24 Jun

Realitas yang menyedihkan

Ketika bangsa terpuruk diantara kemajuan jaman

Bagaimana bisa manusia begitu primitif

Dengan pemikiran yang picik dan skeptis

Tak ada sesuatu yang layak diperjuangkan di dunia ini

Selain jiwa manusia itu sendiri

Dapatkah mereka mengerti hal itu

Tidakkah semua yang terjadi adalah karena mereka buta

Dan salah menilai zaman

Dunia akan lenyap, dan seluruh materinya akan terhempas

Yang tertinggal hanyalah karya dan jiwa

Tidakkah bangsa ini mengerti

Seluruh dunia telah meneriakkan kebenaran

Dan kau masih berkutat soal kejahatan remeh seperti materi

Bumi sudah tergerak oleh kasih yang memberi

Dan kau masih bergelut dengan mengambil tanpa ampun

Sungguh suatu bangsa yang ketinggalan zaman

Kuno dan usang

Yakinlah sebentar kemudian kau akan tergilas

Oleh budi pekerti zaman yang semakin membaik

Pak Marno

21 Jun

What a full day…

Hari ini tidak seperti hari Senin biasanya, aku bangun terlambat karena memang tidak ada jadwal mengajar. Siswa-siswi  SMUK 2 BPK Penabur Bandung beserta guru dan staff sedang liburan ke Bali. Sebenarnya, aku juga belum pernah ke Bali, tapi ya karena jatah tunjangan aku sedikit sekali, apa daya.. batal lagi deh rencana ke Bali. Hari ini aku awali dengan saat teduh, tema yang diangkat cukup bagus, yaitu mengenai kesabaran. Yah, akhir2 ini aku memang diajarkan tentang kesabaran ekstra menghadapi sesuatu, termasuk menghadapi diri aku sendiri.

Penelitian di kampus berjalan sebagaimana mestinya, sudah ada target yang harus dicapai, dan tercapai. Setelah itu, facial di salon Auraku, yah demi wajah bersih dan sehat, kurelakan lah kulit wajahku ini merah merona gara-gara dipencet2 sama Mba yang di salon. Lalu, aku ikut rapat Pelkes (Pelayanan Kesaksian). Nah, dari sinilah aku dapat banyak hal hari ini, termasuk kisah Pak Marno di desa Ciherang.

Kami anggota tim Pelkes memiliki kerinduan untuk membuka Pos pelayanan baru untuk gereja GPIB Bethel Bandung, hal ini dimaksudkan untuk menjangkau jiwa-jiwa di pedalaman sana yang belum mengenal Kristus sebagai Juruselamat. Ada beberapa anggota kita yang sudah survey disana dan mendapati siapa2 saja yang nampaknya antusias mengenal Yesus sebagai Tuhan. Salah satunya adalah Bapak Marno. Aku tidak begitu mengenal Bapak ini dengan baik, karena memang belum bertemu muka, tapi ketetapan hati mengikut Kristus itu yang menyentuhku. Desa Ciherang adalah desa yang terpencil yang mayoritas penduduknya hanya memiliki agama KTP, tidak dipraktekan, dan tentu saja tidak punya harapan. Ketika tim pelayanan singgah ke sana, Bapak Marno lah angkatan pertama yang menerima Yesus dan langsung percaya, setelah itu dia mulai memberitakan Injil kepada keluarganya dan kerabat2nya di desa, sampai2 ketua RT nya pun dia Injili, itulah sebabnya rumah Pak Marno mendapat perizinan untuk mengadakan kebaktian di rumahnya sebagai pos Pelkes yang baru. Semangat ini kita dapati pada jemaat mula-mula umat Kristiani, dahulu tidak ada rasa sungkan atau ragu dalam pemberitaan Injil. Jauh berbeda dengan keadaan di perkotaan sekarang ini.

Akan tetapi, aku bersyukur mendapatkan pengalaman melihat jauh ke dalam lubuk hati Pak Marno, begitu bersukcita mendapatkan harapan. Harapan akan keselamatan setelah kematian, ataupun keselamatan ketika kita menghuni dunia ini.  Aku berkata pada hati ini, apakah aku siap untuk mandat yang telah Tuhan berikan? menjadi terang dalam kegelapan dan tidak ada keraguan sedikit pun. Setidaknya hari ini aku berkaca dari kehidupan Pak Marno, tentang ketulusan dan kepolosannya, justru itulah yang paling hebat di dunia ini. Aku berharap Tuhan mau mengajarku banyak hal agar aku lebih rendah hati memenuhi semua panggilan-Nya kepadaku.

Lost the competencies

20 Jun

Wah udah lama ga nulis, berasa udah seabad hilang kreatifitas.. Terakhir kali di diary itu juga tahun 2009. What happened to me?? disaat semua butuh imaginasi dan kemampuan untuk menulis secara sistematis dan benar, karena sudah ada di tahap Magister, semua gairah menulis itu lenyap sudah.

Well, mungkin karena kesibukan yang membabi buta akhir2 ini, yang sebetulnya bikin stress kalo ga disharing lewat tulisan, tapi tetep aja, rasa enggan untuk nulis itu besar bgt. Jadi, hari ini aku sedikit bertobatlah untuk mulai nulis lagi, bisi nie otak keburu buntu dan tidak bisa diajak bekerjasama lagi. He he (ga separah itu juga sih!)

Satu hal yang kerap terdengar di telingaku hari-hari ini adalah : kasih persaudaraan. Gmana gak, kemaren hari Jumat tema pendalaman Alkitab di gereja adalah persekutuan, lalu kemarin aku bantu2 temen praktikum di Laboratoirum Immanuel, dari pagi sampai sore tadi dilimpahi tanggung jawab sebagai tukang cuci piring coz ada acara syukuran kelahiran anak pertama dari seorang sahabat, dan trakhir ditutup manis oleh khotbah di gereja yang bertemakan kasih terhadap seorang dengan yang lain tanpa membedakan. Nampaknya Tuhan ingin aku belajar sesuatu hari ini. Dan aku telah belajar,, Thanks God.

Hmm, tapi sempet terpikir juga gmana ya kalo masa depanku berada jauh dari lingkungan aku sekarang,, Wah, pasti kasih persaudaraan yang sudah lama dibentuk disini harus aku ulang dari awal. Ga sanggup rasanya membayangkan aku hidup tanpa kasih itu. Anyway, Tuhan sudah memberi kasih-Nya yang teramat besar, untuk hal ini aku ga meragukannya ( sering terpana dengan surprise2 dari-Nya), and kalo aku harus mulai dari awal, Tuhan pasti memampukan.

Aku bahagia dengan kasih yang aku rasakan sekarang, dari keluarga, sahabat, teman persekutuan, dan semuanya. Oleh karena itulah aku mampu menjadi manusia yang dapat mengasihi. Dan terlebih lagi, aku bahagia dengan kasih yang Tuhan beri buat aku, jenis ini nih, yang bisa bikin aku tetep hidup.

Museum Fatahillah

26 Jul
ell, udah agak lama gak nulis di blog,. Kali ini saya dan teman2 berweekend ke kawasan Kota Tua Jakarta dan mengunjungi museum-museum yang ada disana.

Pertama kali datang, kita disuguhi oleh pemandangan khas Kota Tua yang masih kental banget dengan nuansa era zaman Belanda,, Memang kota ini dipertahankan seperti itu untuk mengingat budaya tempo dulu di kala masa penjajahan Belanda. Di area Taman Fatahillah ini kami sempat melihat berbagai museum yang nota bene merupakan museum2 sejarah dan budaya.

@ Fatahillah

Dengan tiket masuk seharga 2000 rupiah, kami bisa masuk dan menikmati warisan2 budaya di Museum Sejarah Jakarta alias Museum Fatahillah ini. Kebanyakan benda2 yang dipajang adalah benda2 purba zaman kerajaan Hindu-Budha sampai Kerajaan2 Islam. Ada pula benda2 peninggalan zaman Belanda. Yang unik disini terdapat penjara bawah tanah yang ga kebayang bgt kalo pernah ada orang yang dipenjara disana dengan menggunakan beban di kaki dengan bobot yang beragam.

Lalu kami melanjutkan perjalanan ke Museum Wayang, yang tentunya ada berbagai macam wayang disini, dari wayang golek, kulit, dan topeng2 wayang orang, ada pula wayang atau boneka2 dari berbagai negara. Kami sempat melihat pertunjukan wayang golek disana dan yang tersirat dari pertunjukan itu adalah.. (karena kami ga begitu ngerti bahasa Sunda lemes, jadi ya sempet ngira2 juga) Kita sebagai orang Indonesia seharusnya menghargai budaya bangsa, termasuk orang2 yang sempat ikut andil sebagai pemelihara budaya tersebut. Contoh: pegawai museum yang notabene orang kecil harus kita perhatikan jg donk, dengan turut menyumbang alakadar yang kita punya.. yah,sebagai ucapan terimakasih aja karena telah memelihara warisan budaya yang tidak ternilai harganya. Yang unik dari Museum ini kita dapat menemui kuburan pejabat Belanda  yang dulu pernah tinggal di Indonesia,, wiuh,, serem ya,,

Anyway, satu yang kita petik dari sini.. Just trying to look around us, we couldn’t be like this without the past,. So we must give much appreciate for our past!!

 

Ke-lab-ing

2 Jul

Tepatnya tanggal 2 Juli 2008, ada kejadian yang bener2 buat kita anak R&D pT.Aci kelimpungan. Gmana ga, kita yang emang jadwal masuk kerja tiap hari normalnya sampe jam 6-7an malem (ok deh, sebenernya jam kerja segitu juga udah ga normal..hehe) dibuat shock gara2 harus ngerjain satu item yang gagal produksi sampe jam 5 pagi.. Waw can u imagine kan!! Disini emang sistem nya ga dikasih uang lembur.. So, kejadian ini buat kita bner2 BT.

Jadilah kita pada jaga ronda, macam buruh2 yang kerja sift2an.. tiap 2 orang jaga setiap 2 jam. Dan yang lebih menyedihkan.. Dari 5 percobaan yang dilakukan, 2 percobaan gagal cuma karena hal sepele. kebayang kan pertanggungjawaban kita besok gimana.. Mana bos disini galak bener, n tega.. hiks2!!

But, anyway!apakah kita harus ngeluh n bersungut2 trus.. gw baca di alkitab sih ga boleh..hehehe. So, pasti ada positif yang bisa diambil dari sini.. Ya iyalah,rekor ACI tercipta untuk jam kerja paling panjang.. Jam 7 pagi sampai jam 5 pagi.. My Godness, it’s 22 hours!!

Selingkuh

22 Jun

Ok! Pasti semua orang tau bgt kalo mendengar kata selingkuh identiik dengan infotaiment..

Tapi kenapa ya, akhir2 ini gw jadi akrab bgt denger kata2 yang namanya selingkuh, di televisilah, curhat2 temen, mpe di gereja pun ngangkat tema soal ini. Sebenernya males juga ngebahas masalah ini, tapi masalah ini kok malah jadi tren di kalangan artis dan dunia modern yang jadinya udah menjadi hal yang jelek bgt buat moral bangsa sekarang ini,,

So, apa sih motivasi selingkuh?

Finding the true love or cuma sekedar materi.. yang pasti kalo motivasi nya cuma sekedar ingin mencari cinta yang lebih baik,, well, loe ga akan dapetin di dunia ini,, Coz yang ngasih true love ya cuma Tuhan,, Seseorang yang mencintai satu sama lain apakah akan bertahan lama? Sepasang suami istri, apakah akan tetap memiliki cinta mula2.. Semua yang berawal dari cinta akan berakhir pada comitmen dan ujung2nya adalah tanggung jawab. Untuk semua itu.. Yang sanggup menjalani cinta dengan penuh kesetiaan adalah orang-orang yang juga memiliki cinta sejati pada Tuhan,, I really get it lately!! And that’s true,,

Nah, kalo soal materi?? ini adalah faktor paling kuat untuk menjerumuskan manusia dari kejahatan yang namanya selingkuh,, Well, jalan pintas untuk memenuhi segala hawa nafsu dunia. Apapun itu, selingkuh adalah perbuatan orang2 egois yang hanya mementingkan diri sendiri..

hmmm.. that’s it for today!!